Cinta

Tak pernah terpikir olehku, jika aku harus mencintaimu begitu dalam. Semua itu baru kusadari, setelah masa perkenalan kita memasuki bulan yang entah keberapa. kebersamaan kita, telah membuatku bisa mendefinisikan sikapmu. kamu orangnya baik banget, cuma sikapmu yang tertutup membuatku harus menelan ludahku dengan getir setiap aku mengingat asa yang ada dihatiku. Asa untuk memilikimu ! Entah sudah berapa banyak perhatian yang aku berikan padamu dan entah sudah beribu makna yang aku ungkapkan padamu, tapi kau tak pernah mau bergeming. Kau tetap bertahan dalam kebisuanmu.

Cinta... Perlahan aku harus menyadari jika asaku memang harus berakhir disini. ketika kusadari kau semakin jauh dariku. pelan ku menghindar, menjauh, bahkan membuang jauh bayang-bayangmu yang kerap muncul di setiap langkah kehidupanku. Namun semuanya hanya meninggalkan perih yang sangat dalam karena aku tak bisa melupakanmu.

Cinta... Jujur kuakui, kehadiranmu telah membelenggu jiwaku. Kehadiranmu ibarat pelita bagiku yang kadang membuatku redup seandainya sehari tak temukan dirimu. Namun aku akan kembali bersinar jika kau membalut hari-hariku dengan tawamu.

0 komentar:

Posting Komentar