Kepada Calon Suamiku….
Usiaku hari ini bertambah setahun lagi.
Alhamdulillah. Kuharap, tahun-tahun yang berlalu, meski memudarkan keremajaanku, namun tidak akan pernah memudarkan ghirah Islamiah yang ada. Mudah-mudahan aku bisa tetap istiqamah di jalan-Nya.
Alhamdulillah, sekarang aku sudah lulus kuliah, sedang mencari pekerjaan tetap.... Baru sedikit itulah, yang bisa kulakukan sebagai perwujudan syukurku atas nikmat-Nya yang tak terhitung.
Calon suamiku….
Aku maklum, bila sampai detik ini kau belum juga hadir. Permasalahan yang menimpa kaum muslimin begitu banyak. Kesemuanya membentuk satu daftar panjang dalam agenda kita. Aku yakin ketidakhadiranmu semata-mata karena kesibukan dakwah yang ada. Satu kerja mulia, yang hanya sedikit orang terpanggil untuk ikut merasa bertanggung jawab. Insya Allah, hal itu akan membuat penantian ini seakan tidak pernah ada.
Calon suamiku….
Namun jika engkau memang disediakan untukku di dunia ini, bila kau sudah siap untuk menambah satu amanah lagi dalam kehidupan ini, yang akan menjadi nilai plus di hadapan Allah (semoga), maka datanglah. Tak usah kau cemaskan soal kuliah yang belum selesai, atau pekerjaan yang masih sambilan. Insya Allah, iman akan menjawab segalanya. Percayakan semuanya pada Allah. Jika Dia senantiasa memberikan rizki, padahal kita tidak dalam keadaan jihad di jalan-Nya, lalu bagaimana mungkin Allah akan menelantarkan kita, sedangkan kita senantiasa berjihad di sabil-Nya?!
Banyaklah berdoa, Calon Suamiku, di manapun engkau berada. Insya Allah, doaku selalu menyertai usahamu.
Wassalam,
(calon untuk ajeng-asma nadia)
Dengarkanlah kabar bahagia ini.
Wahai wanita-wanita yang hingga usia tiga puluh, empat puluh, atau lebih dari itu, tapi belum juga menikah (mungkin karena keterbatasan fisik, kesempatan, atau tidak pernah 'terpilih' di dunia yang amat keterlaluan mencintai materi dan tampilan wajah). yakinlah, wanita-wanita salehah yang sendiri namun tetap mengisi kehidupannya dengan indah, berbagi, berbuat baik, dan bersyukur. kelak di hari akhir sungguh akan menjadi bidadari-bidadari surga. dan kabar abik itu pastilah benar, bidadari surga parasnya cantik luar biasa....
( Bidadari-bidadari surga - Tere-liye)
Wahai wanita-wanita yang hingga usia tiga puluh, empat puluh, atau lebih dari itu, tapi belum juga menikah (mungkin karena keterbatasan fisik, kesempatan, atau tidak pernah 'terpilih' di dunia yang amat keterlaluan mencintai materi dan tampilan wajah). yakinlah, wanita-wanita salehah yang sendiri namun tetap mengisi kehidupannya dengan indah, berbagi, berbuat baik, dan bersyukur. kelak di hari akhir sungguh akan menjadi bidadari-bidadari surga. dan kabar abik itu pastilah benar, bidadari surga parasnya cantik luar biasa....
( Bidadari-bidadari surga - Tere-liye)
Langganan:
Postingan (Atom)


